DUNIA MAYA DENGAN DAMPAK POSITIF DAN NEGATIFNYA

Dunia maya (bahasa Inggris: cyberspace) adalah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal-balik secara online (terhubung langsung). Dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer (sensor, tranduser, koneksi, transmisi, prosesor, signal, kontroler) yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi (komputer, telepon genggam, instrumentasi elektronik, dan lain-lain) yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara interaktif.

Kata “cyberspace” (dari cybernetics dan space) berasal dan pertama kali diperkenalkan oleh penulis novel fiksi ilmiah, William Gibson dalam buku ceritanya, “Burning Chrome”, 1982 dan menjadi populer pada novel berikutnya, Neuromancer, 1984

Perkembangan Internet yang semakin hari semakin meningkat baik teknologi dan penggunaannya, membawa banyak dampak baik positif maupun negatif. Tentunya untuk yang bersifat positif kita semua harus mensyukurinya karena banyak manfaat dan kemudahan yang didapat dari teknologi ini, misalnya kita dapat melakukan transaksi perbankan kapan saja dengan e-banking, e-commerce juga membuat kita mudah melakukan pembelian maupun penjualan suatu barang tanpa mengenal tempat. Mencari referensi atau informasi mengenai ilmu pengetahuan juga bukan hal yang sulit dengan adanya e-library dan banyak lagi kemudahan yang didapatkan dengan perkembangan Internet.

Tentunya, tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi Internet membawa dampak negatif yang tidak kalah banyak dengan manfaat yang ada. Internet membuat kejahatan yang semula bersifat konvensional seperti pengancaman, pencurian dan penipuan kini dapat dilakukan dengan menggunakan media komputer secara online dengan risiko tertangkap yang sangat kecil oleh individu maupun kelompok dengan akibat kerugian yang lebih besar baik untuk masyarakat maupun negara disamping menimbulkan kejahatan-kejahatan baru. Banyaknya dampak negatif yang timbul dan berkembang, membuat suatu paradigma bahwa tidak ada komputer yang aman kecuali dipendam dalam tanah sedalam 100 meter dan tidak memiliki hubungan apapun juga

Internet seharusnya bisa bermanfaat dan menimbulkan nilai positif bagi orang-orang. Namun nyatanya selalu saja ada efek buruk dari penggunaan internet. Apalagi bagi pengguna pemula seperti anak-anak atau remaja. Banyak orang yang kadang tidak berpikir bahwa ada dampak positif dan negatif internet ketika sedang menggunakan internet. Meskipun alasannya untuk pekerjaan, kedua dampak ini kadang tidak disadari meskipun berkaitan satu sama lainnya. Dampak positif misalnya internet merupakan tempat yang tepat untuk memperoleh informasi namun informasi yang diterima juga bisa merupakan informasi yang menggiring opini pembaca untuk memihak sesuatu atau bertujuan membenci sesuatu. Lalu apa saja sebenarnya dampak positif dan negatif internet ini?

Perhatikan poin-poin berikut ini :

1) Informasi Jelas atau Ambigu

Banyaknya informasi yang masuk merupakan hal yang positif bagi pengguna internet. Namun dampak negatifnya adalah bahwa informasi yang diperoleh belum tentu kebenarannya. Apalagi internet terkenal dengan berita dan rumor yang sifatnya hoax. Salah kaparah menafsirkan pembaca bisa salah kaprah dan malah tak tahu jalan pulang. Untuk itu diperlukan penyaringan informasi dari setiap berita atau informasi yang diterima.

2) Belajar atau Kecanduan

Dampak positif dan negatif internet selanjutnya adalah tentang keseringan berinternet. Rasa penasaran dan ketagihan membuat seorang pengguna internet bisa bertahan lama di dunia maya. Bagi beberapa orang mungkin hal tersebut sebagai proses pembelajaran. Misalnya mencari informasi untuk bahan pembelajaran. Sayangnya ternyata lebih banyak orang berlama-lama di dunia maya untuk kesenangan sehingga menimbulkan candu berlebihan. Misalnya yang paling banyak ditemui adalah kecanduan bermain games online Efek terburuknya dari hal ini adalah pengguna menjadi sedikit anti sosial.

3) Pertemanan atau Cyber Crime

Keunggulan internet yang utama adalah tehubungnya orang dari satu belahan bumi barat dengan belahan bumi timur. Banyak teman yang bisa ditemui dan bisa lebih akrab dengan mereka meski tanpa tatap muka. Berkat internet pula perkembangan komunitas meningkat karena pengguna bisa menemukan komunitas dengan anggota atau teman-teman yang punya passion di bidang sama. Situs jejaring sosial, situs forum, games sosial, semua menghubungkan banyak orang. Sayangnya, seperti yang sudah dibilang bahwa ada dampak positif dan negatif internet yang menjangkit penggunanya. Ketika beberapa pengguna internet merasa lebih karena banyak teman,a akan ada pengguna internet yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan hubungan pertemanan ini. Hingga akhirnya terjadi apa yang disebut sebagai cyber crime. Tidak jarang bukan ada berita tentang seorang gadis yang diculik atau bahkan di perkosa oleh kenalannya di internet. Tidak sedikit juga yang jadi korban karena penipuan dalam transaksi jual beli online.

4) Media Hiburan atau Pornografi

Dampak positif dan negatif internet selanjutnya adalah tentang konten. Internet menyediakan banyak hal dengan mudah. Konten musik, film, video bisa didapatkan di dunia maya ini, Tentu kehadiran tersebut sebagai sarana hiburan yang murah dan terjangkau. Sayangnya konten yang tersedia masih banyak yang bersifat ilegal dan melanggar hak cipta. Belum pula dampak negatif yang paling ditakutkan dan selalu banyak diperbincangkan yaitu kemudahan dalam mengakses konten pornografi. Kemudahan ini membuat pengguna internet usia belia mencoba hal yang sepatutnya tidak dilakukan baik secara moral maupun secara agama.

5) Produktivitas atau Prokrastinasi

Yang terakhir dari dampak positif dan negatif internet adalah tentang masalah kinerja. Internet hadir untuk untuk memudahkan segala pekerjaan manusia. Berkat internet sarana komunikasi, pengiriman data, menjadi lebih mudah dan efisien. Sayangnya internet bisa membuat penggunanya tidak produktif atau bahkan menjangkit penggunanya dengan gejala prokrastinasi.

Prokrastinasi sendiri merupakan tindakan atau kegiatan yang lebih mengutamakan kegiatan yang tidak penting dibandingkan pekerjaan yang wajib diselesaikan. Misalnya seorang pengguna lebih banyak berlama-lama di situs jejaring sosiala tau streaming di youtube dibandingkan membereskan tugasnya.

Demikianlah informasi tentang dampak positif dan negatif internet yang banyak terjadi di masyarakat. Hal yang dapat dipelajari dari pembahasan ini adalah bahwa penggunaan internet memang menimbulkan nilai baik dan nilai kurang baik. Sejatinya diri sendiri, perlu ada pengawasan yang ekstra agar efek negatif dari internet tidak terlalu mendominasi kepribadian. Berinternetlah dengan baik dan benar.

Sumber :

Dunia Maya. Dalam http://id.wikipedia.org diakses tanggal 11 Januari 2014.

Dampak Positif dan Negatif Jejaring Sosial Atau Dunia Maya. Dalamhttp://ekasyafa.blogspot.com diakses tanggal 11 Januari 2014.

Dampak Positif dan Negatif di Dunia Maya. Dalam http://irsoekarno.blogspot.comdiakses tanggal 11 Januari 2014.

Dampak Dunia Maya bagi Pelajar

Selain sisi negatif dari pornografi ternyata internet masih menyimpan sisi negatif yang lain, terutama bagi pelajar. Membuka internet yang berlebihan biasanya yang membuat dampak negatif pada anak-anak usia sekolah. Situs yang sering dibuka secara berlebihan waktunya antara lain game online dan situs jejaring sosial facebook. Berikut 10 dampak negatif dunia maya atau internet bagi pelajar.

1. Perilaku sosial menyimpang

Penyimpangan perilaku sosial ini antara lain kurang atau tidak mau bergaul dengan teman-teman sebayanya. Pelajar cenderung mengurung diri dan asik menikmati dunia maya tanpa menghiraukan apa yang telah terjadi di sekitarnya. Jika situs yang dibuka positif tidak begitu masalah. Biasanya pelajar akan menceritakan petualangannya di dunia maya karena mendapatkan ilmu baru. Akan tetapi jika situs yang dibuka adalah situs pornografi, maka ia akan sembunyi-sembunyi mengatakannya. Hanya kepada teman tertentu saja yang diceritakan supaya tidak ketahuan. Perilaku sosial menyimpang yang lain adalah ia akan cemas, khawatir dan merasa tidak percaya diri (PD) jika tidak membawa ponselnya. Blackberry Messenger (BBM) atau situs facebook yang selalu menemani membuat anak tidak bisa berkomunikasi dengan teman-temannya. Ia hanya tahu dunianya sendiri.

2. Prestasi sekolah menurun

Biasanya pelajar yang kecanduan internet secara berlebihan akan mengganggu aktifitas belajarnya. Waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar digunakan untuk internet.Sebelum ia mengenal internet ia rajin belajar. Pekerjaan Rumah (PR), tugas sekolah, dan lain-lain dikerjakan dengan penuh tanggung jawab, namun setelah ia kecanduan internet maka hal itu dilakukan ala kadarnya. Tugas dan PR sering menyontek teman-temannya. Ulangan nilainya jelek karena tidak pernah belajar. Akibat fatal ia tidak naik kelas dan bahkan tidak lulus.

3. Suka berbohong

Berbohong atau menipu dilakukan untuk menutupi kesalahannya. Beberapa pelajar berbohong untuk masuk ke warung internet (warnet) membuka situs game online. Berjam-jam ia luangkan waktu untuk main game ini. Selain itu waktu yang seharusnya digunakan untuk membantu orang tua bagi pelajar yang harus membantu orang tua malah digunakan pura-pura ke warnet untuk mencari bahan tugas. Pada hal mencari bahan untuk tugas hanya sebentar, paling hanya setengah jam, namun membuka situs lain yang berjam-jam.

4. Membolos sekolah

Mungkin orang tua tidak mengetahui jika anaknya membolos sekolah karena pamit dari rumah seperti biasa memakai seragam sekolah dan memakai tas sekolah. Tetapi ternyata di dalam tas sudah ada pakaian ganti supaya tidak ketahuan nantinya jika ke warnet pelajar dari mana. Orang tua baru menyadari setelah ada panggilan dari pihak sekolah jika anaknya sering membolos sekolah.

5. Pornoaksi dan pornografi

Tindakan pornoaksi atau asusila sudah banyak diberitakan di media cetak maupun elektronik tentang kejahatan seksual yang disebabkan oleh internet. Terutama yang terjadi melalui situs pertemanan facebook. Korban biasanya perempuan usia sekolah. Dengan mudahnya pelaku menculik, mencabuli, dan bahkan memperkosa korbannya.

Pornografi ternyata tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja. Orang dewasa sudah cukup umur dan psikisnya untuk membuka, akan tetapi anak belum cukup umur dan belum siap secara psikisnya. Jika situs-situs pornografi dibuka oleh anak maka akan mempengaruhi kesehatan reproduksi dan kesehatan psikologi.

6. Kesehatan mata terganggu

Dampak negatif yang berkaitan dengan kesehatan adalah mata. Karena seringnya menggunakan internet, baik lewat ponsel, PC, maupun laptop maka mata dipaksa berakomodasi. Jika ini dilakukan dalam jangka waktu yang lama maka mata mengalami penglihatan minus. Cepatnya mata menjadi minus karena dalam menggunakan gadget ini minim cahaya. Cahaya hanya didapat dari gadget, sehingga mau tak mau mata terus bekerja untuk dapat melihat. Pada hal untuk dapat melihat dengan baik seharusnya mata mendapatkan cukup cahaya.

Memakai kaca mata memang bisa menjadi solusi, akan tetapi jika kebiasaan buruk ini sering dilakukan, maka besaran angka minus bahkan silinder akan menambah beban mata.

7. Malas melakukan aktifitas

Pelajar yang kecanduan internet biasanya malas melakukan aktifitas baik yang berkenaan dengan dirinya sendiri maupun orang lain. Yang berkenaan dengan dirinya sendiri misalnya mandi, makan, belajar, dan lain-lain. Yang berkenaan dengan orang lain misalnya kegiatan dengan teman atau lingkungannya cenderung diabaikan. Kegiatan kelompok atau kerja bakti di lingkungan tempat tinggalnya tidak mau untuk melakukannya.

8. Perkelahian atau tawuran antar pelajar

Beberapa pelajar yang sekarang ini sering tawuran tak jarang karena status yang dibuat di jejaring sosial facebook. Status dengan kata atau kalimat tidak bagus memancing teman di faecooknya membuat perkelahian di dunia nyata. Saling adu kekuatan fisik membuat mereka tak kenal norma-norma agama dan sosial.

9. Cyber Crime

Kejahatan dunia maya atau cyber crime juga akibat dari terlalu seringnya menggunakan internet. Bakat IT yang dimiliki anak tidak tersalurkan sehingga anak menjadi hacker(peretas) situs-situs sehingga dapat membahayakan orang lain dan dirinya sendiri. Anak yang seperti ini jika mendapatkan bimbingan yang tepat maka bakat IT nya bisa dikembangkan dan disalurkan ke arah yang positif.

10. Mengucapkan kata-kata yang tak senonoh

Anak tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Hal ini jika bekal agama yang ditanamkan pada anak kurang dan kurang bimbingan dari orang tua. Kata-kata yang tak senonoh sering dilontarkan di depan publik, bahkan di depan orang tua atau gurunya di sekolah.

Hendaknya para orang tua mengetahui perilaku anaknya. Terutama jika ada perilaku yang menyimpang. Jika kebetulan di rumah ada internet hendaknya anak membuka internet di ruang yang biasa dijangkau oleh semua anggota keluarga. Jika anak ingin membuka situs-situs yang tidak pantas maka ia akan malu dan tidak akan membukanya lagi. Orang tua juga hendaknya membatasi waktu anak untuk membuka internet, misal hanya dua jam saja, selain itu waktu untuk membuka juga sebaiknya ditentukan, misal bukan pada jam belajar atau pada waktu istirahat misal tengah malam. Orang tua hendaknya juga mengetahui dan menjadi teman di facebook anaknya. Sehingga anaknya membuat status apa, mengunggah gambar apa orang tua akan mengetahuinya.

Orang tua jaman sekarang jangan sampai gagap teknologi (gaptek). Jika memang benar gaptek maka orang tua hendaknya dapat menanyakan kepada tetangga atau keluarga yang lain supaya bisa mengawasi anaknya tidak menyimpang dari perilaku agama dan sosial.